Honda Sukun Malang Terus Menggalakkan Penjualan via Online

Home / Gaya Hidup / Honda Sukun Malang Terus Menggalakkan Penjualan via Online
Honda Sukun Malang Terus Menggalakkan Penjualan via Online Branch Manager Honda Sukun Malang, MF Yuniarsyah. (Istimewa)

TIMESKALTIM, MALANG – Di era serba digital, dunia sudah dalam genggaman. Apapun jual beli bisa dilakukan secara online. Honda Sukun Malang terus menggalakkan sistem penjualn melalui online, mengingat 70 persen pembeli melakukan via online.  

Menurut Branch Manager Honda Sukun, Malang, Jawa Timur, MF Yuniarsyah, di era milenial saat ini, banyak orang memilih ketika akan membeli mobil atau barang otomotif apapun, terlebih dahulu melihat melalui internet.

Hal tersebut sangat berbeda dengan 10 hingga 20 tahun lalu, ketika orang akan membeli mobil harus datang terlebih dahulu ke sebuah dealer yang mengeluarkan produk terbaru.

Honda-Sukun-Malang-b.jpg

Perubahan zaman membuat orang tidak terburu-buru ketika akan membeli barang apapun. Apalagi, barang yang akan dibeli adalah barang otomotif, dimana jika salah memilih akan kesulitan untuk menggunakannnya.

Dalam kurun waktu 20 tahun kebelakang katanya, banyak sekali orang yang membeli barang otomotif langsung datang ke dealer untuk bertanya dan melihat langsung barang yang akan dibeli.

Namun, hal tersebut saat ini sudah bukan zamannya. Karena zaman sudah serba berbasis digital, segala sesuatu bisa diatasi secara digital.

Misalnya, ketika seseorang menginginkan barang apapun, mereka akan terlebih dahulu untuk melihat review dari barang yang akan dibelinya. Karena, ketika sudah melihat dari video atau ulasan melalui media berbasis internet, akan sangat mudah saat datang ke dealer untuk mencari barang yang diinginkannya.

Kenapa alasan pembeli barang otomotif bukan langsung ke dealer melainkan melihat review dari online terlebih dahulu? Menurut Yuniarsyah, seorang motivator yang sudah 23 tahun malang melintang di dunia otomotif, bahwa pasar penjualan otomotif di Malang Raya saat ini sangat naik drastis.

Honda-Sukun-Malang-c.jpg

Hal tersebut karena dipengaruhi oleh faktor kebutuhan hingga persoalan gaya hidup. “hingga Agustus 2019, yang mendominasi penjualan otomotif khususnya mobil adalah pengusaha menengah kebawah atau bisa dibilang pengusaha wilayah Kabupaten Malang,” jelasnya.

Kalau di Malang katanya, yang mendominasi pembelian mobil adalah pengusaha level menengah kebawah. “Banyak dari daerah pinggiran di Malang Raya," akunya.

Bahkan secara prosentase tambahnya, penjualan otomotif di Malang Raya mencapai 50 persen awalnya mengetahui dari online seperti di media sosial dan media berbasis online.

"Bisa dikatakan sudah mencapai 50 hingga 70 persen penjualan saat ini yang sistemnya berbasis online," akunya. 

Jadi kata dia, ketika orang sudah tahu apa kelemahan dan kelebihan barang yang akan dibeli, mereka akan menghubungi dealer yang mereka percaya. 

“Datang ke dealer sudah langsung janjian sama Sales. Bukan untuk melihat-lihat lagi. Tapi sudah langsung melakukan transaksi pembelian. Hal itu yang terjadi di Honda Sukun Malang. Karena itu, kami menggelakkan sistem penjualan via online," ungkapnya.(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com