Resmi Batalkan Ibadah Haji 2020, Ini Alasan Pemerintah Indonesia

Home / Berita / Resmi Batalkan Ibadah Haji 2020, Ini Alasan Pemerintah Indonesia
Resmi Batalkan Ibadah Haji 2020, Ini Alasan Pemerintah Indonesia Ilustrasi Jamaah Haji saat tiba di bandara. (Foto:Dok.Times Indonesia)

TIMESKALTIM, JAKARTA – Pemerintah Indonesia membatalkan pemberangkatan ibadah haji 2020 lantaran pandemi virus corona (Covid-19) belum berakhir. Demikian disampaikan Menteri Agama RI (Menag RI) Fachrul Razi.

"Berdasarkan kenyataan itu pemerintah memutuskan tak memberangkatkan haji pada 1441 hijriah," ujar Menag RI di Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Dijelaskan Fachrul, keputusan ini berdasarkan hasil kajian setelah berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk dengan pemerintah Arab Saudi.

Sebelum memutuskan pembatalan Haji pada tahun ini, pemerintah awalnya masih menunggu kejelasan dari pihak penyelenggara Haji, dalam hal ini pemerintah Arab Saudi hingga akhir bulan April.

Karena tak kunjung ada kepastian. Kemenag RI memilih mengundur pengumuman sampai batas waktu 20 Mei. Namun sampai batas itu, pemerintah Saudi belum juga memberi kabar. Sampai-sampai Presiden RI Jokowi menelepon Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud untuk meminta kepastian.

Sementara itu, kerajaan Arab Saudi diketahui telah membuka Masjid Nabawi di Madinah pada Senin (1/6) kemarin. Pembukaan tempat suci umat islam tersebut dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid dari Masjid.

Salah satu aturan yang diterapkan adalah pemeriksaan suhu tubuh, jamaah harus memakai masker, membawa perlengkapan ibadah sendiri, tidak boleh jabat tangan, dan jaga jarak ampai 2 meter.

Akibat pembatalan haji 2020 ini, maka 188.375 calon jemaah dari 221 ribu kouta haji pada tahun ini harus bersabar setidaknya sampai musim haji 2021 sambil menunggu keputusan pemerintah. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com