Viral Tarif Non Tiket Wisata De Djawatan Banyuwangi, Warganet: Auto Sepi Pengunjung

Home / Berita / Viral Tarif Non Tiket Wisata De Djawatan Banyuwangi, Warganet: Auto Sepi Pengunjung
Viral Tarif Non Tiket Wisata De Djawatan Banyuwangi, Warganet: Auto Sepi Pengunjung Ilustrasi - Wisata De Djawatan (FOTO: jurnalnews.com)

TIMESKALTIM, BANYUWANGI – Sebuah flyer yang menerangkan tarif wisata di De Djawatan Banyuwangi, Jawa Timur viral di media sosial, warganet ramai-ramai menanggapinya. Gambar tersebut diunggah oleh akun Instagram @bwi24jam.

Dalam flyer warna kuning tersebut tertulis ‘Tarif non tiket wana wisata De Djawatan’, isinya menerangkan tarif sejumlah kegiatan pengunjung yang dilakukan di Djawatan. Mulai kegiatan prewedding hingga penggunaan drone.

Wisata-De-Djawatan-2.jpg

Berikut isi dari flyer tersebut :

Tarif non tiket wana wisata De Djawatan

1.    Prewedding Rp 250.000/ paket

2.    Hunting

-       Pelajar Rp 100.000/ model

-       Umum Rp 200.000/ model

3.    Shooting/Video

-       Pelajar + Umum biasa Rp 250.000

-       Artis / Video Clip Rp 750.000

4.    Penggunaan Drone Rp 500.00

5.    Tarif tersebut tidak termasuk HTM (Orang/kendaraan)

Postingan tersebut mendapat berbagai tanggapan dari warganet. Ada yang menganggap jika tarif tersebut tetap berlaku maka De Djawatan akan sepi pengunjung.

Salah satunya adalah akun @mahardiikaw. “Auto sepi pengunjung,” tulisnya di kolom komentar.

Bahkan akun lain juga mempertanyakan mengenai uang hasil pungutan tarif non tiket tersebut.

@ramadhanwibi “Duite melbu Ng sopo Yo kiro kiro. ? (Uangnya masuk di siapa ya kira-kira?),” demikian tulis @ramadhanwibi.

Ada juga warganet yang menganggap bahwa sebenarnya dengan adanya aktivitas pemotretan di situ menjadi promosi wisata gratis. Warganet lantas meng-tag Instagram Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas untuk mengkaji ulang tarif tersebut.

“Padahal dari fotografer itu djawatan dapet promosi gratis. Boleh ditiket seperti itu, tapi mohon harganya dikaji ulang @azwaranas.a3,” tulis akun @agestysella.

Hingga kini flyer mengenai tarif non tiket di wana wisata De Djawatan yang berada di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, tersebut masih menjadi pergunjingan warganet. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com