Sebanyak 150 Peserta Ikuti Workshop Penerapan Disiplin Positif di Bontang

Home / Berita / Sebanyak 150 Peserta Ikuti Workshop Penerapan Disiplin Positif di Bontang
Sebanyak 150 Peserta Ikuti Workshop Penerapan Disiplin Positif di Bontang Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni bersama Manager Produksi PT KNI, Bakat Hadi subroto Kepala Dinas DPPKB, Bakhtiar Mabe S.sos dan Narasumber Workshop. (Foto: Kusnadi/TIMES Indonesia)

TIMESKALTIM, BONTANG – Sebanyak 150 peserta ikuti workshop penerapan disiplin positif yang diikuti tenaga pendidik dari Paud, SD, SMP SMA, Kementrian Agama, Himpaudi dan Komite Sekolah se Kota Bontang di Gedung Auditorium Tiga Dimensi 15-16 Januari 2020

Kegiatan yang dibuka oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni pada Rabu, (15/01/2020) itu merupakan garapan PT Kaltim Nitrate Indonesia bersama Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Bontang.

"Kegiatan ini bekerjasama antara pemerintah kota Bontang dengan PT Kaltim Nitrate Indonesia dengan sumber dana kegiatan ini kolaborasi pemeribtah Kota Bontang dengan CSR PT KNI," ujar Kepala Dinas DPPKB, Bakhtiar Mabe S.sos saat menyampaikan sambutan.

WORKSHOP-B.jpg

Dalam sambutannya pula Manager Produksi PT KNI, Bakat Hadi subroto berharap dengan dukungan program CSR PT KNI ini  mampu menjadi bagian suksesnya program penerapan disiplin positif bagi kenyamanan anak bersekolah dan bersosialisasi di masyarakat.

"Penerapan disiplin positif itu adalah salah satu bentuk disiplin diterapkan kepada siswa dalam proses belajar mengajar yang nantinya bisa menjaga bisa terjadinya kekerasan baik sekolah maupun lingkungan sekitarnya," ucapnya.

Workshop ini dikatakan pula sebagai bentuk perhatian perusahaan bahan peledak tersebut dalam menerapkan program CSRnya terkhusus pada perlindungan anak sebagai investasi Sumber daya manusia Kota Bontang nantinya.

"Workshop ini juga merupakan salah satu bentuk dukungan kami kepada pengembangan sekolah ramah anak," harapnya.

Sementara itu dalam kesempatan itu pula sebelum membuka kegiatan, Wali kota Bontang, Neni Moerniaeni menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat mengurangi kekerasan kepada anak.

"Insya Allah hari ini akan merubah permasalahan sosial di Kota Bontang, kita berupaya dengan berbagai program mengurangi kekerasan kepada anak, hari ini kita bisa berkolaborasi PT KNI," ucap Neni Moerniaeni.

WORKSHOP-D.jpg

Neni juga mengapresiasi program PT KNI dalam menggelar program workshop disiplin positif tersebut bersama Pemerintah Kota Bontang.  "Terima kasih PT KNI yang tentu memang tanggung jawabnya kan, Kalau ini mah kecil aja, masjid ramah anak juga dibantu PT KNI," tutupnya disambut tepuk tangan peserta.

Dalam paparan singkat disampaikan oleh Asisten deputi 3 kementerian PPPA, Valentina Ginting, dirinya mengingatkan kepada peserta akan pentingnya bonus demografi sebagai target capaian usia produktif. Dimana pada dengan usia anak 79,6 juta jiwa atau 30,5 persen pada tahun 2019 diharapkan pada tahun 2030 Indonesia menjadi negara yang bebas dari kekerasan terhadap anak.

"Karena 2030 mendapat bonus demografi, anak Indonesia bisa mencapai usia produktif. Sebesar 70 persen. Sudah bisa menggantikan kita. Pada usia itu mereka menjadi anak yang sudah siap," jelasnya.

WORKSHOP-C.jpg

Selain Asisten Deputi 3 Kementrian PPPA, Valentina Ginting, narasumber pada workshop penerapan disiplin positif tersebut diantaranya, Direktur Eksekutif YNS, Eka Toba Putra Simanjuntak; Senior assosite YNS, Handry Sowisa.

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya


    Warning: file_get_contents(https://api.times.co.id/v1/news/?key=btuFQN6oYoyxsJwOyd7R&net_id=108&offset=0&limit=5&news_type=othernews&news_id=104458&cat_id=1): failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 503 Service Unavailable in /home/indoroot/public_path/v1/library.php on line 18

    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/indoroot/public_path/v1/d/app/views/news.detail.php on line 246

Komentar

Top
satriamedia.com